Pr-04 Breaking News
wb_sunny

Breaking News

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Hadir di Musrenbang Tubaba 2027. Sinergi Gubernur dan Bupati "Perkuat Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi Desa"

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Hadir di Musrenbang Tubaba 2027. Sinergi Gubernur dan Bupati "Perkuat Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi Desa"

(Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Di hadiri langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.,
Sekda Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Nadirsyah ) Rabu (04/03/2026) 

ini menjadi momentum krusial sinkronisasi kebijakan pusat, provinsi, dan daerah.
"Tahun 2026 ini, Tubaba mendapatkan alokasi untuk tujuh ruas jalan strategis. Salah satu yang paling dinantikan adalah ruas Penumangan–Unit 6. Ini suntikan semangat luar biasa bagi konektivitas antarwilayah kami,"

(Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.  Novriwan Jaya.S.P Bupati Tubaba)


Tubaba.(prorakyat.id)---Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Menghadiri  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat Lampung. Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara berlangsung di Aula Lantai III Sekretariat Pemkab setempat. pada Rabu (04/03/2026) 

(Bupati Tubaba Novriwan Jaya.S.P, saat menyampaikan laporannya.)  


Dalam laporannya, Bupati Novriwan Jaya mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap percepatan pembangunan di "Bumi Ragem Sai Mangi Wawai". Ia menyoroti kemajuan sektor infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat.

"Tahun 2026 ini, Tubaba mendapatkan alokasi untuk tujuh ruas jalan strategis. Salah satu yang paling dinantikan adalah ruas Penumangan–Unit 6. Ini suntikan semangat luar biasa bagi konektivitas antarwilayah kami," ujar Novriwan.

(Musrenbang dihadiri Jajaran Forkopimda, Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Sekda Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, seluruh Camat dan Kepala Tiyuh se- Kabupaten Tubaba.)



Tak hanya fisik, sektor kesehatan juga bertransformasi. Dengan kucuran dana pusat senilai Rp130 miliar, RSUD Tubaba kini bersiap menjadi rumah sakit rujukan unggulan. Saat ini, fasilitas tersebut telah mampu melayani lebih dari 200 pasien rutin cuci darah (hemodialisa) dan fokus pada penanganan penyakit kronis (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).


(Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan keterangan pers sesaat setelah Musrenbang)

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam arahannya menekankan bahwa wewenang yang dimiliki pemerintah harus bermuara pada pelayanan rakyat. Ia secara khusus menyoroti potensi ekonomi masif dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).


(Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Bupati Tubaba Ir.Novriwan Jaya.S.P serta Jajaran Forkopimda, Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Sekda Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama)

"Anggaran MBG di Tubaba mencapai Rp497,7 miliar. Jika dibagi ke 100 desa, artinya ada potensi Rp4 miliar yang mengalir ke tiap desa per tahun. Kepala Tiuh (Kepala Desa) harus cerdas; jangan sampai bahan bakunya diambil dari luar Tubaba. UMKM dan petani lokal harus menjadi pemain utama," tegas Gubernur.
(Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dan Jajaran Forkopimda,)


Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga nilai tambah komoditas unggulan seperti singkong dan jagung agar tidak sekadar menjadi bahan mentah yang keluar daerah tanpa memberikan dampak ekonomi maksimal bagi petani lokal.
Sebagai solusi atas fluktuasi harga komoditas, Pemerintah Provinsi Lampung memperkenalkan program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini bertujuan memutus rantai tengkulak luar daerah dengan menyediakan armada transportasi sendiri dan menjaga stabilitas harga di tingkat desa.
Gubernur juga menjanjikan dukungan nyata berupa pemberian Pupuk Organik Cair (POC) yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas lahan hingga 15-20%. Selain itu, bantuan mesin pengering (dryer) berkapasitas 20 ton akan dialokasikan untuk menjaga kualitas panen jagung dan padi saat harga pasar sedang tidak stabil.
​Dipengujung acara, Gubernur memberikan kabar baik berupa pemberian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp10 juta per desa untuk mendukung program "Desa Maju". Ia juga menitipkan pesan mendalam mengenai kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Saya minta Pak Bupati dan para Kepala Tiyuh, jangan sampai ada anak di Tubaba yang putus sekolah. Semua harus tuntas minimal hingga jenjang SMA,dan Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi Tubaba untuk mencapai target makro ekonomi tahun 2027, selaras dengan visi Lampung Maju dan program ketahanan pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto." Pungkasnya(Adv)



Sumber;rilis (Diskominfotubaba)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar